Sabtu, 01 Oktober 2016

artikel


Inilah kata-kata mutiara tentang anjuran dan faedah dalam perbuatan bakti terhadap ayah bunda kita


Perbuatan memuliakan dan berkhidmat kepada ibu bapak adalah salah satu akhlak yang baik dan terpuji.

Akhlak adalah karakter yang tertanam di dalam jiwa. Buahnya adalah perbuatan yang dilakukan oleh manusia. Bila jiwa dididik sedari kecil untuk berakhlak yang karimah, maka keluarlah secara spontanitas dari jiwanya perbuatan-pebuatan yang baik (tanpa terpaksa).

Jika jiwa ditelantarkan dari pendidikan akhlak dan adab sejak dini, maka hal ini akan menumbuhkan buah yang pahit dari jiwa seorang manusa, yaitu akhlak yang buruk. Ataupun jika ia berbuat baik maka ia bertindak dengan terpaksa (alias tidak tumbuh dari keikhlasan dalam hatinya).

Salah satu untuk menumbuhsuburkan adab dan akhlak yang baik ini adalah dengan pendidikan adab dan pendidikan akhlak sejak kecil.

gambar dan poster taat kepada kedua orang tua
Kata Motivasi Untuk Taat dan Berbakti kepada Orang Tua

Kemudian, salah satu bentuk pendidikan ini adalah dengan mengetahui kata-kata bermanfaat tentang keutamaan berbakti kepada ayah ibu, terutama dari Al-Qur'an dan Hadits.
Agar anak mengetahuinya, bisa dengan membacakannya, aktivitas membuat poster tentang adab sebagaimana contoh di atas, menceritakan kisah-kisah tentang akibat buruk durhaka kepada orang tua atau faedah berbuat baik kepada ayah bunda, dan seterusnya.

Perkataan ulama tentang akhlak yang baik


Sekarang resapilah perkataan-perkataan ulama yang sangat bermanfaat tentang akhlak ini.


  1. Al-Hasan berkata:

    Akhlak yang baik adalah bermuka manis, bersungguh-sungguh dalam berderma, dan menahan diri sehingga enggan untuk mengganggu.
  2. Abdullah Ibnul Mubarak berkata:

    Akhlak yang baik terdiri dari 3 hal: menjauhi yang haram, mencari yang halal dan berlapang hati kepada keluarga.

Setelah meresapi kata-kata mutiara di atas, semoga saya dan sobat dapat mengamalkannya, terutama dalam mendedikasikan perbuatan baik untuk ibu dan ayah.

Sumber: Buku Terjemahan Minhajul Muslim – konsep hidup ideal dalam Islam, Darul Haq, halaman 350.



Dalil-dalil berbakti kepada orang tua




- Qs. Al-Israa:23-24
Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “Ah” dan jangalah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, “wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”.



- Qs. Luqman:14

Dan Kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada kedua orang ibu bapaknya;ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada ibu bapakmu, hanya kepadaKu-lah kembalimu.


- HR Abu Dawud, no. 5142

Seorang laki-laki dari kaum Anshar datang lalu berkata,”wahai Rasulullah, masih adakah yang tersisa kewajiban baktiku terhadap kedua orang tuaku yang harus aku lakukan setelah mereka meninggal?” Beliau menjawab, “Ada, yaitu 4 hal: menshalatkan (mendoakan) keduanya, memohonkan ampunan bagi keduanya, melaksanakan janji keduanya, menghormati teman-teman keduanya dan menyambung silaturahim yang tidak ada hubungan rahim denganmu kecuali melalui keduanya. Itulah sisa bakti yang harus kau lakukan terhadap keduanya setelah mereka meninggal dunia”.

Sumber: Terjemahan Minhajul Muslim – konsep hidup ideal dalam Islam, Penerbit Darul Haq, pasal ke enam.



- Abdullah ibnu Umar berkata:

Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murkanya Allah tergantung pada murkanya orang tua.



-
Perkataan Urwah terkait Quran surat Al-Israa:24

(Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka dengan penuh kesayangan)

yaitu : “Janganlah menahan sesuatu yang diinginkannya”



-
Abdullah bin Amru berkata:

Datang seorang pria kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
untuk berhijrah dimana saat itu dia meninggalkan kedua orang tuanya dalam keadaan menangis. Rasulullah lalu berkata kepadanya, “kembalilah kepada keduanya dan jadikanlah keduanya tertawa seperti kamu telah menjadikan keduanya menangis”.

Sumber: Buku terjemahan Adabul Mufrad, penerbit Mutiara ilmu surabaya.




gambar berbakti kepada bapak ibu

Poin-poin adab kepada orang tua dan cara berbakti kepada orang tua

Dari dalil-dalil di atas, maka dapat diambil poin-poin mengimplementasikan cara membaktikan diri kepada ayah dan bunda. Ada dua masa berbakti kepada ibu bapak, yaitu berbakti kepada orang tua ketika mereka masih hidup dan berbakti kepada kepada kedua orang tua ketika mereka sudah meninggal.
Inilah bentuk-bentuk bakti pada ayah ibu sesuai dalil di atas:
  1. Bermuka manis kepada mereka berdua
  2. Sungguh-sungguh dalam berderma kepada mereka
  3. Menahan diri untuk tidak mengganggu mereka
  4. Mencari nafkah yang halal yang sebagiannya diberikan kepada mereka
  5. Berlapang hati kepada mereka
  6. Jangan membentak mereka
  7. Ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia
  8. Rendahkan dirimu kepada mereka dengan penuh kesayangan
  9. Mendoakan mereka
  10. Bersyukur kepada Allah dan berterima-kasih kepada orang tua
  11. Jika telah meninggal, lakukan 4 hal ini: menshalatkan (mendoakan) mereka, memohonkan ampunan bagi mereka, melaksanakan janji mereka, menghormati teman-teman mereka dan menyambung silaturahim yang tidak ada hubungan rahim denganmu kecuali melalui mereka
  12. Jangan menahan sesuatu yang diinginkan mereka (segera berikan kebutuhan mereka)
  13. Jangan membuat mereka bersedih dan menangis
  14. Jika kamu terlanjut membuat mereka menangis, minta maaf dan segeralah membuat mereka tertawa


Tambahan:

Kajian Tafsir Al Qur'an

  https://www.youtube.com/watch?v=_f7kfKYccb0&t=49s